Kebayang gak sih jika orang berjualan tapi pembelinya harus mengambil sendiri makanan dan uang kembaliannya?

“Wah, rugi dong!”, “Nanti kalo ada yang ambil makanannya lebih banyak gimana?”, “Wah, ga ada untungnya, tuh!“. Pasti sederet pertanyaan itu yang ada dibenak kita, ‘kan? Supaya gak penasaran, yuk kita baca liputan tentang ‘Kantin Kejujuran’ dari SMP Kristen 1 Klaten.

Dalam rangka mendidik karakter kejujuran dan bertanggung jawab siswanya, SMP Kristen 1 Klaten memberi sebuah ruang praktek yang disebut “kantin kejujuran”. Berbeda dengan kantin pada umumnya, kantin tersebut mengijinkan siswa untuk memilih makanan apa saja yang hendak dibeli dan para siswa dipersilakan melayani transaksi pembayarannya sendiri. Apabila uang mereka lebih, mereka bisa mengambil sendiri kembaliannya sesuai dengan perhitungan harga yang sudah ditentukan.

Hal paling mendasar dari sekian banyak nilai kehidupan, yakni kejujuran dan tanggung jawab telah diajarkan disini. Tanpa para siswa sadari, mereka sudah menerapkannya melalui kantin ini. Dari ‘Kantin Kejujuran’, sekolah Krista Gracia menunjukkan perhatiannya untuk mendukung generasi ini menjadi pribadi yang unggul dan berprestasi dengan menjunjung nilai kejujuran dan tanggung jawab.

Salah satu siswa melakukan pembayaran sendiri