Mungkin kita pernah melihat tayangan televisi beberapa bulan lalu yang menayangkan sebuah temuan plastik bungkus mie instan yang berusia 19 tahun. Saat kita lihat berita tersebut mungkin kita bisa menyadari bahwa ternyata plastik yang selama ini dekat dengan kita ternyata sangat awet dan tidak mudah di hancurkan secara alamiah. Lalu apa dampaknya?

Mari kita bahas salah satu dampak dari sampah plastik bagi kesehatan. Namun sebelumnya kita simak lebih dulu apa sih plastik itu? Plastik adalah istilah umum yang di pakai untuk Polimer, material yang terdiri dari rantai panjang karbon dan elemen – elemen lain yang mudah dibuat menjadi berbagai macam bentuk dan ukuran. Polimerisasi adalah cara membuat plastik dari monomer, sedangkan monomer adalah bahan – bahana dasar plastik yang di susun dan membentuk secara sambung menyambung. Plastik juga mengandung zat nonplastik yang disebut Zat adiktif. Zat adiktif diperlukan untuk memperbaiki sifat plastik itu sendiri. Zat dengan berat molekul rendah, diantaranya berfungsi sebagai pewarna, antioksidan, penyerap sinar ultraviolet, anti lengket, dan masih banyak lagi.Plastik pertama kali di temukan pada tanggal 14 November 1863 oleh seorang warga Amerika berkebangsaan Belgia, dia adalah Leo Hendrik Baekeland yang merupakan seseorang yang ahli dalam bidang kimia. Plastik yang di temukan oleh Leo Hendrik Baekeland adalah plastik yang berjenis bakelit ( plastik yang tahan panas). Namun, ada duga plastik yang bersifat lunak (seluloid). Plastik jenis ini ditemukan oleh John Wesley Hyatt, bahan yang digunakannya adalah berupa campuran dari selulosa nitrat dan kamfor yang di larutkan dalam alcohol, yang menghasilkan plastik yang dinamakan seluloid. Sifatnya yang kurang tahan terhadap panas dan mudah terbakar membuat seluloid ini tidak terpakai dalam industri bahan plastik dan di gantikan oleh plastik jenis lain yang sering kita temui sekarang yaitu bakelit.

Untuk kesehatan manusia Pusat Penelitian Kimia (LIPI) yaitu Dr. Agus Haryono mengatakan bahwa setiap hari orang kerergantungan terhadap plastik semakin tinggi, namun bahaya yang timbulkannya kurang di sadari oleh masyarakat. Beberapa dampaknya adalah Kanker, gangguan sistem syaraf, depresi, pembengkakan hati, gangguan paru-paru, gangguan reproduksi.

Dengan menyimak pembahasan diatas, maka Sekolah Krista Gracia melalui Green School dan bekerjasama dengan beberapa pihak membuat program Bank sampah dan untuk meminimalisir sampah plastik melalui sistem ecobrikc.